Dengan payment gateway, pelanggan membayar lewat halaman penyedia pembayaran dan invoice lunas sendiri begitu penyedia mengonfirmasinya — tanpa bukti transfer dan tanpa staf yang memverifikasi.
Tombolnya hanya muncul bila gateway menyala
Tombol Bayar Online di halaman Tagihan portal tampil hanya bila minimal satu kanal pembayaran online aktif. Selama belum ada, pelanggan hanya melihat Bayar untuk mengunggah bukti transfer.
Menyalakan gateway
- Buka panel Keuangan, menu Pengaturan → Payment Gateway. Penyedia yang tersedia adalah Midtrans (Snap) dan Duitku.
- Pada bagian penyedia pilihan Anda, isi kredensial dari dashboard penyedia. Kredensial disimpan terenkripsi dan tak pernah ditampilkan ulang; isian yang dibiarkan kosong berarti "jangan diubah".
- Pilih Mode: Sandbox (uji coba) untuk mencoba, Production (uang sungguhan) untuk berjualan.
- Pilih Kas settlement — rekening tempat dana gateway mendarat dan yang didebit di jurnal pelunasannya.
- Atur Umur tagihan online (menit) bila perlu; bawaannya 1.440 menit. Sesudah lewat, pembayaran online kedaluwarsa dan pelanggan harus memulai lagi.
- Nyalakan Aktifkan, lalu tekan Simpan Perubahan. Menyalakan menuntut kas settlement dan kredensial sudah terisi.
Tombol simpan hanya tampil bagi pemegang izin pengelola gateway; peran Admin Usaha memegangnya secara bawaan.
Yang dialami pelanggan
- Di menu baris tagihan, pelanggan menekan Bayar Online, memilih Kanal pembayaran, lalu Lanjutkan.
- Ia diantar ke halaman pembayaran penyedia dengan nominal sebesar sisa tagihan — dikurangi bukti potong PPh 23 yang sedang diperiksa, bila ada.
- Menekan Bayar Online lagi dengan kanal yang sama selama pembayarannya masih berlaku membuka pembayaran yang sama, bukan membuat yang baru, sehingga pelanggan tidak membayar dua kali.
Lunas otomatis
Pembayaran diakui saat penyedia mengirim konfirmasi ke aplikasi — bukan saat pelanggan kembali dari halaman penyedia, karena halaman "pembayaran berhasil" di browser bisa dipalsukan. Konfirmasi itu langsung tercatat di Billing → Pembayaran berasal Payment Gateway dengan status Diverifikasi, lalu rantainya sama dengan verifikasi manual: tagihan lunas, invoice dan pesanan lunas, pemenuhan dimulai, pelanggan dan staf dikabari.
Bila konfirmasi tak kunjung tiba, aplikasi menanyakan status pembayaran yang menggantung kepada penyedia secara berkala. Pelanggan juga bisa menekan Cek Status Pembayaran Online, yang muncul selama ada pembayaran online yang menunggu.
Hal yang perlu diketahui
- Selama pembayaran online masih berlaku, pelanggan tidak bisa mengunggah bukti potong PPh 23, dan pesanannya tidak dibatalkan otomatis maupun oleh pelanggan sendiri.
- Staf tetap bisa membatalkan pesanan yang sedang dibayar online. Bila pelanggan tetap menyelesaikan pembayarannya, uangnya tetap tercatat tetapi tagihannya batal; pemegang izin refund menerima lonceng "Uang masuk atas tagihan yang dibatalkan" dengan tombol Ajukan refund. Periksa dulu sebelum membatalkan pesanan yang sedang dibayar.
- Harga bersen tidak bisa dibayar online — penyedia hanya menerima rupiah penuh, itu sebabnya harga katalog wajib bulat.
- Toko yang ditutup tidak menghentikan pembayaran: pelanggan tetap bisa melunasi tagihan yang sudah ada.
[Gambar — halaman Payment Gateway di panel Keuangan dengan bagian Midtrans (Snap) dan Duitku]