Ada dua sakelar yang terdengar mirip tetapi akibatnya sangat berbeda: menonaktifkan server dan mematikan modul. Yang pertama adalah rem darurat; yang kedua hanya menutup penjualan baru.
Server nonaktif: semua aksi berhenti
- Buka Pemenuhan → Modul → Server, lalu ubah server yang bersangkutan.
- Di bagian Status, matikan Aktif, lalu simpan.
Sejak itu aplikasi tidak menghubungi server itu sama sekali. Setiap aksi untuk layanan di server itu — aktivasi, tangguhkan, pulihkan, hentikan, baik yang dimulai staf maupun yang otomatis — langsung gagal dengan pesan bahwa server dinonaktifkan dan semua aksi ke server itu dihentikan sampai diaktifkan lagi. Staf menerima lonceng untuk setiap kegagalan.
Uji koneksi tetap bisa dijalankan, sehingga Anda bisa memeriksa server sebelum mengaktifkannya kembali. Server nonaktif tidak lagi ditawarkan untuk produk lain. Pada produk yang sudah menunjuknya, pilihan Server di form produk dan bagian Konfigurasi di halaman layanan menandainya "(nonaktif)".
Modul mati: hanya penjualan baru
Mematikan Aktifkan untuk penjualan baru pada bagian DirectAdmin di Pemenuhan → Modul berakibat:
- DirectAdmin tidak lagi bisa dipilih untuk produk baru;
- aktivasi baru ditolak — layanan yang lahir saat itu berstatus Gagal Aktivasi dengan alasannya di Catatan internal, tanpa membatalkan pembayarannya;
- layanan yang sudah berjalan tetap dikelola: tangguhkan, pulihkan, dan hentikan tetap dijalankan di server.
Kapan memakai yang mana
- Nonaktifkan server bila aplikasi tidak boleh menyentuh server itu sama sekali — misalnya server sedang dipelihara atau dipindahkan, login key-nya diduga bocor, atau aksi ke server itu berperilaku aneh dan perlu diperiksa dulu.
- Matikan modul bila Anda berhenti menjual hosting untuk sementara, tetapi pelanggan yang sudah ada tetap harus dilayani — termasuk ditangguhkan bila menunggak.
Jebakan: produk lama tetap bisa dibeli
Kedua sakelar itu tidak menyembunyikan produk dari etalase. Produk hosting yang sudah ada dan masih Aktif tetap bisa dipesan dan dibayar, lalu layanannya berakhir di Gagal Aktivasi. Bila tujuannya menghentikan penjualan, matikan juga Aktif pada produk-produk itu di Penjualan → Produk.
Sesudah server diaktifkan lagi
Aksi yang sudah berakhir gagal tidak dilanjutkan dengan sendirinya. Telusuri lonceng "… gagal" untuk menemukan layanannya:
- Aktivasi yang gagal diulang lewat Ulangi aktivasi — lihat Aksi yang Macet dan Mengulang Aktivasi.
- Tangguhkan, pulihkan, atau hentikan yang dimulai staf dijalankan lagi dari halaman layanannya.
- Penangguhan otomatis karena tunggakan dan pemulihan setelah pembayaran dicoba lagi oleh sapuan tunggakan harian. Jangan menggantinya dengan Tangguhkan manual: penangguhan oleh staf tidak dipulihkan pembayaran.
[Gambar — bagian Status pada form server dengan sakelar Aktif dan keterangan rem darurat]